FILSAFAT DAN SAIN

Posted on October 4, 2011

0


FILSAFAT DAN SAIN

Oleh: Ceceng Salamudin

 

Siapa yang hidup dalam dunia pikiran, dapat melepaskan dirinya dari pada gangguan hidup sehari-hari (Mohammad Hatta)

 

A. Pengertian Filsafat

Filsafat berasal dari bahasa Yunani philosphia, yang artinya cinta akan kebijaksanaan. Filsafat dalam pengertian yang luas adalah pengetahuan yang menggunakan akal sebagai pencari dan penentu kebenaran.

Sebenarnya, filsafat tidak perlu didefinisikan, tapi dipraktekan dengan cara berpikir yang mendalam dan universal. Kalau sudah mempraktekannya, kita akan semakin paham tentang filsafat. Coba buktikan!

Table berikut ini mungkin bisa membantu seseorang yang belum memahami filsafat. Tabel ini menjelaskan objek, paradigma, metode, dan krtiteria filsafat.

Pengetahuan Objek Paradigma Metode Kriteria
Filsafat Abstrak- rasional Rasional Rasional Rasional

Objek filsafat adalah abstrak-rasional. Jadi filsafat ini menjelaskan tentang sesuatu yang abstrak yang bisa dipahami secara rasional. Disebut abstrak karena memang objek tersebut tidak ada wujud konkretnya. Disebut rasional karena memang harus dipahami oleh akal. Karena harus menggunakan akal, maka paradigm, metode, dam kriteria filsafat harus rasional.

Cabang filsafat ada tiga, yaitu ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Ontologi cabang filsafat yang membahas tentang hakikat segala sesuatu. Ontologi adalah hakikat pengetahuan. Metafisika adalah bagian dari ontologi ini. Apa yang diketahui sejauh bisa diketahui adalah penjelasan tentang metafisika ini.     Epistemologi cabang filsafat yang mengkaji tentang sumber pengetahuan. Epistemologi adalah teori pengetahuan. Dari mana pengetahuan didapatkan menjadi kajian epistemologi. Aksiologi adalah cabang filsafat yang membahas tentang kegunaan pengetahuan. Apa gunanya pengetahuan adalah kajian aksiologi.

 

B. Pengertian Sain

Sain adalah pengetahuan positivistik. Positivistik ini kan ukurannya dua, yaitu bisa dipahami oleh akal dan bisa dibuktikan. Untuk memahami sain, perhatikan table berikut ini.

Pengetahuan Objek Paradigma Metode Krtiteria
Sain Empiris positivistik Ilmiah Empiris-rasional

Objek sain adalah dunia empiris; dunia pengalaman inderawi. Paradigmanya positivistik. Metodenya ilmiah, yaitu paduan antara rasional dan empiris. Ukurannya empiris rasional, yaitu pengetahuan disebut sain bila dipahami dengan rasio dan dibuktikan dengan inderawi.

 

C. Pengertian Filsafat Sain

Kalau buku-buku menyebut filsafat ilmu, saya menyebut filsafat sain. Ini gabungan antara filsafat dengan sain. Oleh karena itu, filsafat sain akan membicarakan sain dari sisi ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Maka akan muncul istilah ontologi sain, epistemologi sain, dan aksiologi sain.

Ontologi sain menjawab pertanyaan apa hakikat sain itu. Epistemologi sain akan menjawab pertanyaan tentang sumber sain itu, dari mana asal muasal pengetahuan sain itu. Sementara aksiologi akan menjawab pertanyaan tentang apa manfaat sain.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Posted in: Artikel